Perhelatan penghargaan tahunan yang diselenggarakan Radar Malang – Jawa Pos ini berlangsung di Hotel Grand Mercure, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Acara tersebut menjadi ruang apresiasi bagi lembaga maupun individu yang dinilai memiliki kontribusi inovatif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Penghargaan ini juga menjadi momentum penting bagi Kantor Hukum Yustitia Indonesia (KHYI) yang memasuki usia dua dekade. Sebagai Pendiri dan Presiden Direktur KHYI, Sam Tito terus memperkuat posisi lembaganya sebagai kantor hukum yang menjunjung profesionalitas dan integritas dalam memberikan layanan di Malang Raya dan wilayah sekitarnya.
Selain memimpin KHYI, Sam Tito aktif berperan dalam sejumlah organisasi strategis, di antaranya: Ketua DPC Generasi Anti Narkoba Nasional (GANN) Malang Raya, Ketua PAKASA Malang Raya, Ketua Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI ON) DPC Malang Raya
Keterlibatannya di berbagai organisasi tersebut membuat kiprahnya dinilai berdampak signifikan, terutama dalam penguatan gerakan antinarkoba, pelestarian budaya lokal, dan peningkatan kualitas profesi advokat.
“Saya sangat berterima kasih atas penghargaan ini. Radar Malang Awards memberikan energi baru bagi kami untuk terus berkarya. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi KHYI yang kini memasuki 20 tahun, DPC GANN Malang Raya, serta organisasi yang saya pimpin untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Penganugerahan ini diharapkan menjadi dorongan baru bagi Sam Tito dan berbagai lembaga di bawah kepemimpinannya untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang adil, berbudaya, dan bersih dari narkoba.(Red)


