![]() |
| PAKASA Malang Raya masa bakti 2026–2030 |
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus pusat PAKASA, para sesepuh, tokoh budaya, unsur Forkopimda, serta tamu undangan dari berbagai daerah. Turut hadir perwakilan dari Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Drs. Firmando Hasiholan Matondang, M.M., Kepala Bidang Kebudayaan Hartono, S.AP, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Forkopimda Kota Malang, serta para kawula dan sentana dalem Keraton Surakarta.
Dalam prosesi pengukuhan, KPH Dr. Eddy S. Wirabhumi menyampaikan bahwa PAKASA memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai budaya adiluhung Keraton Surakarta agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Ia berharap kepemimpinan KRA Dwi Indrotito Cahyono mampu memperkuat soliditas organisasi serta menjadikan PAKASA Malang Raya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelestarian budaya, pendidikan karakter, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Usai menerima amanah sebagai Pangarsa PAKASA Malang Raya, KRA Dwi Indrotito Cahyono menyampaikan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi semakin aktif dan terbuka dalam merangkul seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya Surakarta.
"PAKASA bukan sekadar organisasi budaya, tetapi juga wadah untuk menjaga nilai luhur, marwah Keraton Surakarta, memperkuat persaudaraan, serta menjadi jembatan antara tradisi dengan generasi masa kini. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab melalui sinergi bersama pemerintah, budayawan, dan masyarakat," ujarnya.
Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan KRA Dwi Indrotito Cahyono dan arahan Ketua Umum PAKASA KPH Dr. Eddy S. Wirabhumi, diharapkan PAKASA Malang Raya mampu semakin memperkuat perannya sebagai organisasi pelestari budaya, memperkokoh nilai-nilai kearifan lokal, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan karakter masyarakat di Malang Raya.(Ys)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar