DerapHukumPos.com --Malang |Dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Keluarga Besar Pengurus dan Anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Malang menyampaikan ucapan selamat sekaligus peneguhan komitmen terhadap profesionalisme insan pers di Indonesia.
Mengusung tema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, AWPI DPC Kabupaten Malang menilai peran pers semakin strategis sebagai pilar demokrasi, penjaga kebenaran informasi, serta pengawal kepentingan publik di tengah tantangan zaman dan derasnya arus informasi digital.
Dengan semboyan “Wartawan Profesional – AWPI – Trisula Sakti”, AWPI menegaskan bahwa jurnalisme harus berdiri di atas nilai integritas, independensi, dan keberanian moral. Pers tidak hanya dituntut cepat, namun juga akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Ketua DPC AWPI Kabupaten Malang, Sugeng Hermawan, menyampaikan bahwa Hari Pers Nasional menjadi refleksi penting bagi seluruh insan pers untuk terus menjaga marwah profesi wartawan.
“AWPI hadir sebagai wadah wartawan profesional yang berkomitmen menjaga kode etik jurnalistik serta menjadi garda terdepan dalam mengawal kepentingan rakyat,” tegasnya.
Senada dengan itu, Busamat selaku Sekretaris DPC dan Heri Wiyono Bendahara DPC menekankan pentingnya soliditas internal organisasi serta peningkatan kapasitas wartawan agar mampu menjawab tantangan era digital tanpa mengorbankan nilai-nilai jurnalistik.
Sementara itu, Ketua Bidang Humas DPC AWPI Kabupaten Malang, Heru Tribowo, menegaskan peran AWPI Pers Guard sebagai simbol penjaga marwah pers, yang siap berdiri di garis depan dalam melindungi profesi wartawan dari segala bentuk intimidasi dan pelanggaran terhadap kebebasan pers.
Pada peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari 2026, AWPI DPC Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen bangsa, mendorong pers yang sehat, mendukung kedaulatan ekonomi, serta memperkuat persatuan demi Indonesia yang lebih kuat dan bermartabat.
AWPI PERS GUARD — Penjaga Marwah Pers Indonesia.



