Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas yang disertai fatalitas korban cukup tinggi. Kondisi ini menjadi perhatian serius jajaran Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk terus memperkuat upaya penindakan sekaligus edukasi kepada para pengguna jalan.
Penertiban kendaraan besar tersebut ditegaskan bukan semata-mata untuk mencari kesalahan pengendara. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan masyarakat yang menggunakan jalan.
“Penindakan ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat pengguna jalan, khususnya menyangkut pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Karena kita harus ingat, kecelakaan bermula dari pelanggaran,” demikian disampaikan jajaran Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Menurutnya, upaya menciptakan keselamatan lalu lintas tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar kesadaran tertib berlalu lintas dapat tumbuh dari dalam diri masing-masing pengguna jalan.
Karena itu, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga swadaya masyarakat (LSM), media, serta seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama ikut menyosialisasikan pentingnya tertib berlalu lintas.
“Ini merupakan tanggung jawab bersama. Harapannya, kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh dari diri sendiri, bukan karena takut kepada petugas,” tegasnya.
Melalui gerakan “Jogo Perak”, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen memperkuat upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia maupun luka berat.
Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga berharap sinergi antara kepolisian, masyarakat, media dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Dengan demikian, budaya tertib berlalu lintas tidak hanya muncul ketika ada petugas di lapangan, tetapi menjadi kebiasaan dan kesadaran bersama demi keselamatan seluruh pengguna jalan.(mst)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar