Catatan terbaru datang dari Liga Top Skor 2026. Dua kelompok usia Rabbani FC berhasil membawa pulang prestasi sekaligus. U-10 tampil sebagai juara pertama tingkat nasional, sedangkan U-12 berhasil meraih posisi ketiga nasional.
Pemilik Rabbani FC, Agus Thole, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan SSB yang didirikannya pada November 2023.
Menurut Agus, Rabbani FC bahkan mencatat sejarah sebagai SSB asal Jawa Timur yang dalam satu dekade terakhir mampu menjadi juara Liga Top Skor pada dua kelompok usia berbeda.
“Capaian ini menjadi semakin istimewa karena Rabbani FC disebut menjadi satu-satunya SSB asal Jawa Timur yang dalam satu dekade terakhir mampu menjuarai Liga Top Skor pada dua kelompok usia sekaligus,” kata Agus Thole, Rabu (12/8/2026).
Jika ditarik sejak November 2025 hingga Agustus 2026, perjalanan Rabbani FC memang cukup konsisten. Selain Liga Top Skor, tim tersebut juga meraih prestasi dalam Bali 7 2026, MILO Cup 2026, dan Liga Anak Nasional 2026.
Bali 7 2026 menjadi salah satu ajang yang memberikan pengalaman internasional bagi pemain-pemain muda Rabbani FC karena turnamen tersebut diikuti peserta dari sekitar 10 negara.
Rangkaian prestasi itu menghasilkan empat gelar juara nasional dan internasional dalam periode sekitar satu tahun. Namun, manajemen Rabbani FC menilai keberhasilan tersebut tidak dapat dilepaskan dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Rabbani FC telah terafiliasi dengan PSSI Jawa Timur dan memiliki nomor induk. Program pembinaan ditujukan kepada anak-anak berusia 5 sampai 15 tahun dengan tujuan menemukan serta mengembangkan potensi mereka sejak usia dini.
Agus Thole, S.Psi bersama Bayu Eko Yuwono selaku head coach menjadi motor dalam proses pembinaan tersebut. Keduanya merupakan putra asli Malang yang berkomitmen mengembangkan sepak bola usia dini di daerah.
Program latihan Rabbani FC dirancang tidak semata-mata mengejar kemenangan. Kemampuan teknik pemain dipadukan dengan pembentukan fisik, mental, attitude dan kompetensi agar anak-anak memiliki fondasi yang kuat apabila nantinya melanjutkan karier ke sepak bola profesional.
Saat ini, sekitar 125 pemain muda tercatat sebagai siswa aktif Rabbani FC. Latihan dilaksanakan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Kamis dan Sabtu, di Lapangan Kaliber Sawojajar 2, Kota Malang.
Sementara itu, prestasi Rabbani FC juga mendapat respons positif dari Pemerintah Kota Malang. Wali Kota Malang disebut memberikan apresiasi atas pencapaian para pemain muda tersebut dan berharap mereka mampu berkembang menjadi bagian dari regenerasi atlet sepak bola Kota Malang.
Dukungan terhadap perjalanan Rabbani FC dalam mengikuti kompetisi nasional juga telah dikomunikasikan dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Malang.
Bagi klub, empat gelar yang berhasil dikumpulkan bukan sekadar pencapaian di papan klasemen. Lebih dari itu, prestasi tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan yang konsisten mampu membuka jalan bagi anak-anak daerah untuk tampil di panggung yang lebih tinggi.
Dengan fondasi sekitar 125 pemain muda dan program latihan yang berjalan rutin, Rabbani FC kini menghadapi tantangan baru: menjaga konsistensi prestasi sembari mencetak generasi pesepak bola Malang yang mampu melangkah dari level usia dini menuju kompetisi profesional.(Red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar