Notification

×

Pencarian Berita DerapHukumPos

Iklan

Iklan Aktif

Indeks Berita

Mikutopia Hadirkan Panggung Inklusif bagi Musisi dan Penyandang Disabilitas di Kota Batu

Sabtu, 11 April 2026 | April 11, 2026 WIB
 Pertunjukan live musik di Mikutopia, Kota Batu, menjadi ruang ekspresi bagi musisi lokal dan penyandang disabilitas untuk menampilkan karya mereka di hadapan pengunjung.

DerapHukumPos.com -- KOTA BATU – Upaya pemberdayaan musisi lokal dan penyandang disabilitas terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya dilakukan oleh manajemen Mikutopia yang menyediakan ruang ekspresi melalui pertunjukan live musik, Sabtu (11/4/2026).

Inisiatif tersebut menjadi wadah bagi para pengamen penyandang disabilitas serta musisi Kota Batu untuk menampilkan karya sekaligus mengembangkan potensi mereka di hadapan publik. Kehadiran panggung hiburan ini pun disambut positif oleh berbagai kalangan.

Salah seorang pengamen penyandang disabilitas, Eko Pramono, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan. Ia mengaku fasilitas tersebut sangat membantu dirinya untuk tetap berkarya tanpa harus mengamen secara berpindah-pindah seperti sebelumnya.

Menurutnya, keberadaan ruang ekspresi seperti ini tidak hanya memberi peluang berkesenian, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi tingkat pengangguran, khususnya bagi penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan fisik.

Dukungan serupa juga datang dari kalangan musisi lokal. Yayak, yang turut berkolaborasi dalam pertunjukan tersebut, mengungkapkan bahwa pengalaman bermain musik bersama penyandang disabilitas memberikan kesan tersendiri. Ia menilai kolaborasi tersebut berjalan harmonis dan penuh semangat, terlebih dengan membawakan lagu-lagu karya sendiri.

Tak hanya pelaku seni, kehadiran live musik di Mikutopia juga mendapat respons positif dari para wisatawan. Pengunjung mengaku terhibur dengan suasana baru yang dihadirkan, sekaligus memberikan pengalaman berbeda saat berwisata.

Seorang wisatawan asal Gresik, Michael, menyebutkan bahwa pertunjukan musik tersebut menjadi daya tarik tambahan. Ia bahkan berencana merekomendasikan pengalaman tersebut kepada kerabatnya.

Sementara itu, wisatawan asal Jakarta, Linda Molase, turut mengapresiasi kualitas penampilan para musisi. Ia menilai lagu-lagu yang dibawakan memiliki pesan mendalam, termasuk salah satunya yang mengangkat tema tentang Kota Batu dengan nilai pariwisata, pertanian, hingga toleransi sosial.

Manajemen Mikutopia menegaskan bahwa penyediaan panggung hiburan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap komunitas penyandang disabilitas dan musisi lokal. Selain sebagai sarana hiburan, fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi ruang produktif bagi mereka untuk terus berkarya dan berkembang.

“Kami ingin memberikan ruang yang layak bagi mereka untuk berekspresi dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mendukung kreativitas dan inklusivitas,” ujar perwakilan manajemen.

Dengan adanya program ini, Mikutopia diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lain dalam menciptakan ruang yang inklusif sekaligus memberdayakan masyarakat melalui seni dan kreativitas.(Red)

Iklan Romadhan



YouTube Widget

Aksi Tolak UU TNI Kota Malang Ricuh, Masa Bawa Bekal Bom Molotov



Polres Malang Ungkap Sindikat Pemerasan Bermodus LSM dan Wartawan,



BNPM Jatim Kawal Pembalakan Liar Pagar Laut Dan Kepemilikan SHM Pesisir Pantai Pulau Madura



Sihabur Romli Kades Karangduren, Ajak Anak Yatim Belanja & Game Zone Di Ramayana Malang



Silaturahmi Derap Hukum Pos || Perkuat Tantangan Era Digital



SMA Negeri 1 Lawang, Gunakan dana PSM dari wali murid untuk Sarana Prasarana, dan bantah Kepala Sekolah Bukti Dukung Dana Bos, Anggota Jurnalistik asal comot yang tidak benar



Pagar Laut Di Pamekasan, BNPM Dan Masyarakat Nelayan Pamekasan Siap Segel



Polresta Kota Batu Jawa Timur Berhasil Ungkap Perdagangan Anak



BNPM JATIM GELAR AKSI DAMAI BUNTUT MALPRAKTEK RS SOEWANDHIE SURABAYA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update