Dalam pernyataannya, KRA Dwi Indrotito Cahyono S.H., M.M menegaskan bahwa peran buruh sangat strategis dalam mendorong kemajuan ekonomi dan menjaga stabilitas sosial. Ia menilai bahwa kesejahteraan pekerja harus menjadi prioritas bersama, baik oleh pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat luas.
“Buruh yang hebat akan melahirkan bangsa yang kuat. Ketika pekerjaan dijalankan dengan martabat dan integritas, maka Indonesia akan semakin sejahtera,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya nilai integritas, solidaritas, dan semangat kebersamaan di kalangan pekerja. Menurutnya, tantangan dunia kerja yang semakin kompleks di era modern menuntut adanya kolaborasi yang kuat antar seluruh elemen tenaga kerja.
KRA Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M juga menyampaikan bahwa perlindungan hukum terhadap pekerja harus terus diperkuat. Sebagai praktisi hukum, ia melihat masih adanya ruang untuk meningkatkan keadilan dan kepastian hukum bagi buruh, khususnya dalam hal hak-hak normatif dan kondisi kerja yang layak.
“Perjuangan buruh tidak hanya soal upah, tetapi juga tentang penghormatan terhadap hak, keamanan kerja, serta kesempatan untuk berkembang,” tambahnya.
Selain menjabat sebagai Presiden Direktur KHYI, KRA Dwi Indrotito Cahyono juga aktif dalam berbagai organisasi, termasuk sebagai Ketua DPC Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Malang Raya, Ketua DPC Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Malang Raya, serta Ketua Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (PAKASA) Malang Raya.
Di akhir pesannya, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menghormati setiap pekerja dan menjadikan momentum Hari Buruh sebagai pengingat akan pentingnya kontribusi tenaga kerja dalam pembangunan nasional.
“Hormati setiap pekerja, bangun negeri dengan karya,” tutupnya.(Red)


