![]() |
| Harapan Masyarakat dan Media Deraphukumpos: TNI Terus Menjadi Penjaga Kedaulatan Bangsa yang Humanis dan Profesional |
DerapHukumPos.com --MALANG
Momentum Hari Juang Infanteri yang diperingati setiap 15 Desember menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa terhadap peran strategis Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Masyarakat menaruh harapan besar agar TNI ke depan terus tampil sebagai kekuatan pertahanan negara yang profesional, modern, dan humanis, seiring dengan dinamika ancaman global maupun tantangan dalam negeri yang semakin kompleks. Ancaman tersebut tidak hanya bersifat militer, tetapi juga mencakup gangguan kedaulatan nonmiliter seperti konflik sosial, radikalisme, disinformasi, hingga ancaman ideologi.
Media Deraphukumpos memandang bahwa kedaulatan negara yang kuat hanya dapat terwujud apabila keamanan dan kedamaian berjalan beriringan. Dalam konteks ini, peran TNI tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis rakyat dalam menjaga stabilitas nasional.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui kegiatan teritorial, pengamanan wilayah perbatasan, penanggulangan bencana, hingga penguatan wawasan kebangsaan dinilai sebagai bentuk nyata pengabdian yang patut diapresiasi. Masyarakat berharap nilai-nilai juang para prajurit infanteri—keberanian, loyalitas, dan pengorbanan—tetap menjadi roh utama TNI dalam menjalankan tugasnya.
Deraphukumpos juga menekankan pentingnya sinergi TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kedaulatan negara. Keamanan nasional yang kokoh tidak akan terwujud tanpa dukungan rakyat serta kepercayaan publik terhadap institusi pertahanan negara.
Di usia pengabdian yang terus bertambah, TNI diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, tetap menjunjung tinggi supremasi hukum, serta setia pada jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara profesional.
Dengan TNI yang kuat, bersatu, dan dekat dengan rakyat, Indonesia diyakini mampu menjaga kedaulatannya secara aman, damai, dan bermartabat, demi masa depan bangsa yang lebih sejahtera.


