![]() |
| Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi sebagai Pakubuwono XIV bersama KRA Dwi Indrotito Pradoto Adiningrat, SH., MM., |
Penetapan ini menjadi penegasan atas legitimasi suksesi di Keraton Surakarta setelah muncul dinamika internal pasca wafatnya Pakubuwono XIII. Sebelumnya, KGPAA Hamengkunegoro, adik mendiang raja, sempat mengumumkan diri sebagai Pakubuwono XIV. Namun, melalui forum resmi yang dihadiri para sesepuh dan tokoh adat, Maha Menteri KG Panembahan Agung Tedjowulan bersama Lembaga Dewan Adat menetapkan KGPH Hangabehi—yang sebelumnya bergelar Gusti Mangkubumi—sebagai penerus sah tahta keraton.
![]() |
| Sejumlah sentono dalem, kerabat, serta sesepuh keraton turut hadir memberikan restu. |
Prosesi penobatan berlangsung khidmat dengan tata cara adat Surakarta. Sejumlah sentono dalem, kerabat, serta sesepuh keraton turut hadir memberikan restu. Salah satu tamu kehormatan yang hadir ialah KRA Dwi Indrotito Pradoto Adiningrat, SH., MM., Ketua Pakasa Malang Raya yang baru terpilih. Kehadiran Dwi Indrotito menjadi simbol dukungan dari wilayah Pakasa di luar Surakarta terhadap keputusan lembaga adat.
Dengan penobatan ini, LDA menegaskan bahwa Pakubuwono XIV adalah penerus sah Keraton Surakarta Hadiningrat, yang diharapkan dapat menjaga kesinambungan kepemimpinan, melestarikan tradisi budaya Jawa, serta memperkuat persatuan di antara kerabat dan masyarakat adat.(gatot)



