Notification

×

Pencarian Berita DerapHukumPos

Iklan

Iklan Aktif

Indeks Berita

Dugaan Komplikasi Pascaoperasi di RS Kusuma Hospital Pamekasan, Pasien Dirujuk ke RSUD Smart

Kamis, 01 Oktober 2026 | Oktober 01, 2026 WIB


DerapHukumPos.com
-- PAMEKASAN — Dugaan persoalan dalam penanganan medis seorang pasien perempuan berinisial N, warga Desa Sotaber, Kabupaten Pamekasan, menjadi perhatian keluarga setelah pasien mengalami infeksi serius pasca menjalani operasi kandungan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak keluarga, N menjalani operasi kandungan pada 9 Juli 2026. Setelah operasi, kondisi pasien disebut belum membaik dan bagian perut justru mengalami pembesaran.

Keluarga kemudian membawa pasien menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG). Menurut informasi yang disampaikan kepada tim redaksi, hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi dasar dilakukannya tindakan kuretase, karena disebut masih terdapat jaringan yang perlu ditangani.

Namun, sekitar 15 hari setelah tindakan kuretase, kondisi pasien kembali memburuk. Keluarga menyebut luka bekas operasi mengalami masalah hingga terdapat lubang dan mengeluarkan nanah. Kondisi tersebut kemudian menimbulkan kekhawatiran adanya infeksi serius.

Dalam kondisi tersebut, pihak keluarga membawa pasien ke RS Kusuma Hospital Pamekasan untuk memperoleh penanganan lebih lanjut melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Keluarga Pertanyakan Penanganan di IGD

Keluarga pasien mengaku harus menunggu dokter spesialis kandungan selama beberapa jam. Menurut keterangan keluarga, pasien tiba sekitar pukul 16.00 WIB, sementara dokter spesialis yang ditunggu baru datang sekitar pukul 19.00 WIB.

Keluarga selanjutnya menyebut dokter memberikan arahan agar pasien dirujuk ke RSUD Smart Pamekasan.

Kondisi tersebut kemudian menjadi pertanyaan pihak keluarga, khususnya terkait proses penanganan pasien sejak tiba di IGD hingga keputusan rujukan.

Meski demikian, Deraphukumpos.com belum dapat menyimpulkan bahwa telah terjadi malpraktik atau kelalaian medis. Penilaian mengenai ada atau tidaknya kesalahan dalam tindakan medis membutuhkan pemeriksaan berdasarkan rekam medis, prosedur pelayanan, keterangan tenaga medis, serta mekanisme pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.

Menunggu Klarifikasi Rumah Sakit

Tim redaksi BuserNasional.my.id masih berupaya meminta keterangan resmi dari manajemen RS Kusuma Hospital Pamekasan, dokter atau tenaga medis yang menangani pasien, serta pihak terkait lainnya.

Keterangan dari pihak rumah sakit penting untuk menjelaskan secara utuh kronologi penanganan pasien, termasuk kondisi pasien ketika datang ke IGD, tindakan medis yang telah diberikan, alasan dilakukan rujukan, serta prosedur yang diterapkan dalam kondisi tersebut.

Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak RS Kusuma Hospital maupun pihak-pihak lain yang berkaitan dengan pemberitaan ini.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari pihak keluarga dan masih menunggu verifikasi serta keterangan resmi dari pihak terkait.

(Tim Redaksi )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan Romadhan



YouTube Widget

Aksi Tolak UU TNI Kota Malang Ricuh, Masa Bawa Bekal Bom Molotov



Polres Malang Ungkap Sindikat Pemerasan Bermodus LSM dan Wartawan,



BNPM Jatim Kawal Pembalakan Liar Pagar Laut Dan Kepemilikan SHM Pesisir Pantai Pulau Madura



Sihabur Romli Kades Karangduren, Ajak Anak Yatim Belanja & Game Zone Di Ramayana Malang



Silaturahmi Derap Hukum Pos || Perkuat Tantangan Era Digital



SMA Negeri 1 Lawang, Gunakan dana PSM dari wali murid untuk Sarana Prasarana, dan bantah Kepala Sekolah Bukti Dukung Dana Bos, Anggota Jurnalistik asal comot yang tidak benar



Pagar Laut Di Pamekasan, BNPM Dan Masyarakat Nelayan Pamekasan Siap Segel



Polresta Kota Batu Jawa Timur Berhasil Ungkap Perdagangan Anak



BNPM JATIM GELAR AKSI DAMAI BUNTUT MALPRAKTEK RS SOEWANDHIE SURABAYA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update