Notification

×

Pencarian Berita DerapHukumPos

Iklan

Iklan Aktif

Indeks Berita

430 Siswa SMK Ash Sholihudin Dampit Diajak Perangi Narkoba, Polisi Tekankan Bahaya Jerat Hukum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | Oktober 10, 2026 WIB

DerapHukumPos.com -- MALANG — Suasana Aula SMK Ash Sholihudin, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jumat (9/10/2026) pagi, tampak berbeda. Ratusan siswa yang biasanya mengikuti kegiatan belajar di kelas, pagi itu mendapat pembekalan khusus tentang bahaya narkoba dan ancaman hukum yang mengintai penggunanya.

Sebanyak 430 siswa-siswi mengikuti kegiatan sosialisasi bertajuk “Malang Muda Bersih dari Narkoba” yang digelar Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Malang.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Kasatresnarkoba Polres Malang AKP Agus Yulianto, S.H., M.H., hadir langsung memberikan penyuluhan. Turut hadir perwakilan BNN Kabupaten Malang, Ketua HMI Kabupaten Malang Fahmi Aziz, Kepala SMK Ash Sholihudin Gabby Maulansyah, jajaran dewan guru, serta para siswa.

Di hadapan para pelajar, AKP Agus Yulianto mengingatkan bahwa ancaman narkoba bukan persoalan yang jauh dari lingkungan generasi muda. Peredaran narkoba masih menjadi perhatian serius, termasuk dengan munculnya keterlibatan anak muda dalam kasus penyalahgunaan maupun peredaran barang terlarang tersebut.

Ia meminta para siswa tidak mudah terpengaruh ajakan teman maupun lingkungan yang dapat menyeret mereka ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, narkoba bukan jalan keluar dari persoalan hidup. Sebaliknya, penyalahgunaan narkoba dapat membawa dampak panjang terhadap kesehatan, pola pikir, pendidikan, hubungan keluarga hingga masa depan seseorang.

“Tidak ada satu pun jenis narkoba yang aman digunakan,” tegas Agus dalam penyampaiannya kepada para siswa.

Tak hanya berbicara soal dampak kesehatan dan sosial, polisi juga menekankan konsekuensi hukum. Para pelajar diberikan pemahaman bahwa penyalahgunaan, kepemilikan maupun peredaran narkotika dapat berhadapan dengan proses pidana.

Karena itu, Agus meminta para siswa memahami aturan hukum sejak dini dan tidak menganggap remeh tindakan yang berkaitan dengan narkoba.

“Ketidaktahuan tidak bisa dijadikan alasan ketika berhadapan dengan hukum,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, para siswa mengikuti materi dengan cukup antusias. Sejumlah pertanyaan muncul dalam sesi diskusi, menunjukkan bahwa isu narkoba menjadi perhatian tersendiri bagi kalangan pelajar.

Kepala SMK Ash Sholihudin Gabby Maulansyah menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi langsung dari kepolisian penting diberikan kepada siswa sebagai bagian dari upaya pencegahan sejak lingkungan sekolah.

Hal senada disampaikan Ketua HMI Kabupaten Malang Fahmi Aziz. Ia berharap kolaborasi antara kepolisian, sekolah, organisasi kepemudaan dan masyarakat dapat terus diperkuat agar upaya pencegahan narkoba tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata.

AKP Agus Yulianto juga mengajak para siswa maupun masyarakat untuk tidak memilih diam ketika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan berkaitan dengan narkoba.

“Kita semua adalah mata dan telinga. Kalau ada hal yang mencurigakan, jangan diam. Laporkan,” pesannya.

Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Polisi tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan sekolah, keluarga, tokoh masyarakat maupun generasi muda.

Dari Dampit, pesan yang dibawa dalam kegiatan tersebut cukup jelas: perang terhadap narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga dengan membangun kesadaran sejak bangku sekolah.

Sebab, menyelamatkan satu anak muda dari narkoba berarti menjaga satu masa depan. Dan ketika semakin banyak generasi muda terselamatkan, semakin besar pula peluang mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan Romadhan



YouTube Widget

Aksi Tolak UU TNI Kota Malang Ricuh, Masa Bawa Bekal Bom Molotov



Polres Malang Ungkap Sindikat Pemerasan Bermodus LSM dan Wartawan,



BNPM Jatim Kawal Pembalakan Liar Pagar Laut Dan Kepemilikan SHM Pesisir Pantai Pulau Madura



Sihabur Romli Kades Karangduren, Ajak Anak Yatim Belanja & Game Zone Di Ramayana Malang



Silaturahmi Derap Hukum Pos || Perkuat Tantangan Era Digital



SMA Negeri 1 Lawang, Gunakan dana PSM dari wali murid untuk Sarana Prasarana, dan bantah Kepala Sekolah Bukti Dukung Dana Bos, Anggota Jurnalistik asal comot yang tidak benar



Pagar Laut Di Pamekasan, BNPM Dan Masyarakat Nelayan Pamekasan Siap Segel



Polresta Kota Batu Jawa Timur Berhasil Ungkap Perdagangan Anak



BNPM JATIM GELAR AKSI DAMAI BUNTUT MALPRAKTEK RS SOEWANDHIE SURABAYA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update