Kapolsek Semampir, Kompol Herry Iswanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 07.30 WIB terkait penemuan seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi kejadian. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan awal.
“Sekitar pukul 08.00 WIB, anggota kami bersama unit terkait langsung mendatangi lokasi dan melakukan sterilisasi area. Selanjutnya, tim dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak turut hadir untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Proses olah TKP dilakukan oleh tim Inafis yang tiba sekitar pukul 08.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan sejumlah luka yang diduga akibat benda tajam, di antaranya pada bagian paha kanan.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi, termasuk termos minuman, sarung celurit, dan topi berwarna hitam. Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik Pemerintah Kota Surabaya sekitar pukul 10.00 WIB untuk dibawa ke RS Polda Jawa Timur guna keperluan visum.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, motif peristiwa diduga berkaitan dengan persoalan pribadi, namun hal ini masih dalam pendalaman oleh pihak berwenang.
Sejumlah unsur terkait turut berada di lokasi saat penanganan, termasuk jajaran Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, tim Inafis, BPBD Kota Surabaya, serta Satpol PP Kecamatan Semampir.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, sembari menunggu hasil resmi dari proses penyelidikan yang masih berlangsung.(mst)


