![]() |
| jurnalis: Busamat | H. Her Datang Ke KPK bersama Kholili dan timnya, |
Kedatangan pemilik PT Bawang Mas Group yang dikenal sebagai “Crazy Rich Madura” ini menjadi jawaban atas berbagai spekulasi dan simpang siur pemberitaan di media sosial terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus suap praktik mafia cukai rokok ilegal di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Dengan penuh senyum dan semangat, Haji Her menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk itikad baik dan tanggung jawab sebagai warga negara yang taat hukum.
“Ini inisiatif saya sendiri untuk datang agar semuanya menjadi jelas,” ujarnya kepada awak media sebelum memasuki ruang pemeriksaan.
Klarifikasi di Tengah Isu Simpang Siur
Langkah cepat Haji Her mendatangi KPK dinilai sebagai bentuk klarifikasi langsung atas berbagai informasi yang beredar liar. Ia bahkan mengaku baru menerima surat pemanggilan secara mendadak, namun tetap memilih hadir tanpa menunda.
Sikap ini sekaligus membantah anggapan bahwa dirinya menghindari proses hukum. Sebelumnya, ketidakhadirannya pada panggilan pertama sempat menimbulkan polemik, bahkan memunculkan narasi yang dinilai merugikan nama baiknya.
Pihaknya melalui perwakilan yayasan juga telah menegaskan bahwa informasi sebelumnya tidak sepenuhnya tepat dan perlu diluruskan.
Datang Tanpa Tekanan, Siap Ikuti Proses
Menariknya, Haji Her datang tanpa membawa dokumen maupun membuat janji terlebih dahulu dengan penyidik. Hal ini menunjukkan bahwa kedatangannya murni untuk memenuhi kewajiban klarifikasi, bukan karena tekanan pihak tertentu.
Ia juga mengaku belum memahami secara detail perkara yang tengah diusut, namun tetap menghormati proses hukum yang berjalan.
“Datang saja dulu, kita ikuti prosesnya,” ungkapnya singkat.
Sosok Pengusaha yang Berkontribusi
Di luar polemik yang berkembang, Haji Her dikenal sebagai salah satu pengusaha yang berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya bagi petani tembakau di Madura. Aktivitas sosialnya melalui berbagai program kemasyarakatan juga menjadi bagian dari kontribusinya di daerah.
Kehadirannya di KPK diharapkan mampu memberikan kejelasan atas isu yang berkembang sekaligus mengakhiri spekulasi yang tidak berdasar.
Menunggu Hasil Pemeriksaan
Publik kini menantikan hasil pemeriksaan dari KPK untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya. Namun demikian, langkah proaktif Haji Her dinilai sebagai sinyal positif bahwa ia siap terbuka dan kooperatif dalam menghadapi proses hukum.
Deraphukumpos menilai, penting bagi semua pihak untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah serta tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya hasil resmi dari lembaga berwenang.



